Situs Ekonomi Islam

Switch to desktop Register Login

Home

Industri Asuransi Syariah Ditarget Kuasai 5% Pangsa Pasar

JAKARTA – Industri asuransi syariah diharapkan dapat menguasai 5% dari market share seluruh industri asuransi tahun ini atau meningkat dari 3,8% pada tahun lalu.Kepala Biro Perasuransian Bapepam- LK Isa Rachmatarwata mengatakan, target tersebut akan tercapai karena adanya pemainpemain baru dalam industri asuransi syariah.

“Mudah-mudahan market share tahun ini 5%,AASI (Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia) sendiri targetnya 5% untuk tahun 2015 tapi karena ada pemain- pemain baru harapannya tahun ini bisa tercapai,”ujar Isa di Jakarta kemarin. Selain karena adanya pemain- pemain baru yang turut meramaikan industri asuransi syariah, Isa mengaku, pertumbuhan industri ini didukung oleh regulasi dari pemerintah, misalnya tentang manajemen keuangan, produk, hingga ke sumber daya manusia (SDM).

Ketua AASI M Shaifie menambahkan pertumbuhan industri syariah di negara lain seperti Malaysia cukup pesat karena didorong oleh pemerintah namun untuk soal regulasi Indonesia dinilainya lebih maju. ”Di Malaysia kan dukungan pemerintah real. Misalnya untuk aturan TPL (third party liability), di sana kan wajib diasuransikan dan asuransinya syariah, tapi dari segi regulasi, coba tanya soal RBC mereka baru tanya-tanya ke kita,”kata Shaifie.

Sementara untuk SDM,Wakil Ketua AASI Srikandi Utami mengatakan, saat ini sertifikasi agen asuransi jiwa syariah sudah siap diluncurkan.“Saat ini sedang digodok di AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) nanti akan ada testing, materinya akan di-review dan awal semester dua tahun ini mungkin siap,”jelas dia.

Dari segi produk, Srikandi Utami mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini asosiasi siap meluncurkan standar polis untuk asuransi syariah.“Kita tinggal tunggu gongnya saja, mungkin sekitar Juni,” katanya.