Situs Ekonomi Islam

Switch to desktop Register Login

Home

10 Bank Syariah Terbaik dalam Pelayanan Prima

Tidak ada pemenang mutlak dari 10 bank syariah dalam pelayanan prima ini. Masing-masing memiliki nilai lebih pada performa yang dinilai. Hal ini dilihat dari perolehan skor yang dicapai. Kondisi ini juga menunjukkan persaingan ketat pada pelayanan prima perbankan syariah.

Marketing Research Indonesia (MRI) dan majalah Infobank kembali menyajikan hasil pengukuran kualitas pelayanan perbankan syariah periode 2011-2012. Ada 8 performa yang dinliai MRI, antara lain, Satpam, Teller, Customer Serivice, Peralatan Banking Hall, Kenyamanan Ruangan, ATM, Toilet, dan Telepon.

Menurut Managing Director MRI Ermina Yuliarti, pengukuran terhadap perbankan syariah mencakup walk in channel atau cabang dan e-channel. “Aspek-aspek yang diukur untuk walk in channel atau cabang dan e-channel tidak berbeda dengan bank umum,” tulis Ermina, di majalah Infobank Edisi Mei 2012.

Hasil riset MRI ini menampilkan wajah-wajah lama perbankan syariah yang meramaikan peta pelayanan perbankan syariah. Kendati ada pendatang baru, ada pula yang harus tersingkir dalam 10 bank syariah terbaik dalam pelayanan prima. Siapa saja mereka?

PermataBank Syariah dan BII Syariah kembali bertahan dalam peringkat pelayanan prima tahun ini, yang masing-masing berada diposisi pertama dan kedua. Namun, pada penilian ini, PermataBank Syariah tidak masuk 10 besar untuk performa Peralatan Banking Hall, Kenyamanan Ruangan, dan Telepon.

Sedangkan BII Syariah, dari 8 performa yang dinilai MRI, masuk 10 besar untuk semua penilaian. Namun, PermaBank Syariah unggul pada performa Satpam dan Customer Service yang berada diurutan pertama. Berbeda dengan BII Syariah yang hanya performa Toilet-nya diposisi pertama.

Memang tidak ada pemenang mutlak dari 10 bank syariah dalam pelayanan prima ini. Masing-masing memiliki nilai lebih pada performa yang dinilai. Hal ini dilihat dari perolehan skor yang dicapai. Kondisi ini juga menunjukkan persaingan ketat pada pelayanan prima perbankan syariah.

Diperingkat ketiga ditempati Bank Muamalat, yang juga berada diperingkat yang sama pada tahun sebelumnya. Bank yang dipimpin Arviyan Arifin ini masuk 10 besar dari 8 performa yang dinilai. Namun, tidak ada yang menempati posisi puncak, hanya performa ATM dan Telepon saja yang masing-masing skor-nya menempati posisi kedua.

Yang mengejutkan dari posisi lima besar adalah kehadiran BCA Syariah yang kini diposisi keempat dari posisi ketujuh tahun sebelumnya. Hasil riset MRI menunjukkan, untuk performa Peralatan Banking Hall dan Kenyamanan Ruangan, BCA Syariah memperoleh skor tertinggi. Kendati pada performa Toilet tidak masuk 10 besar.

Diperingkat kelima diduduki Bank CIMB Niaga Syariah, yang turun satu peringkat dari posisi keempat tahun lalu. Kali ini CIMB Niaga tidak masuk 10 besar untuk performa Kenyamanan Ruangan. Sedangkan untuk performa lain posisinya masih bersaing, khususnya dengan BRI Syariah yang berada di bawahnya atau posisi enam.

Posisi BRI Syariah ini juga “korban” gusuran BCA Syariah, kendati dari segi performa, BRI Syariah menunjukkan performa yang berarti. Sayangnya, untuk performa Teller, BRI Syariah tidak masuk 10 besar, padahal performa ini penting sebagai ujung tombak pelayanan.

Bank Syariah Mandiri (BSM) juga harus puas turun satu peringkat dari posisi keenam tahun lalu ke posisi ketujuh tahun ini. Dari 8 performa yang dinilai MRI, BSM masuk 10 besar untuk semua kategori. Bahkan, pada performa Satpam, berada diposisi kedua.

Bank OCBC NISP Syariah termasuk bank syariah yang meningkatkan performa pelayanan prima kali ini. Lihat saja, misalnya, performa Teller yang berada diperingkat atas. Seperti halnya PermataBank Syariah, OCBC NISP Syariah juga tidak masuk 10 besar untuk performa Peralatan Banking Hall dan Kenyamanan Ruangan. Namun, atas penilaian MRI, posisi OCBC NISP Syariah menyodok ke peringkat delapan dari posisi kesepuluh tahun sebelumnya.

Sementara posisi kesembilan ditempati BNI Syariah dari posisi kedelapan tahun lalu. Kali ini BNI Syariah tidak masuk 10 besar pada performa Telepon. Meski untuk performa lain masuk 10 besar, namun nilainya masih harus bersaing.

Sedangkan ditempat terakhir atau sepuluh ada pendatang baru yang masuk 10 bank syariah terbaik dalam pelayanan prima, yakni BTN Syariah, yang posisinya menggeser Bukopin Syariah, yang tahun lalu berada diperingkat kesembilan. BTN Syariah masuk 10 besar untuk perfoma Teller, Customer Service, Peralatan Banking Hall, Kenyamanan Ruangan, dan Telepon. Untuk performa ATM dan Toilet tidak masuk 10 besar.

Perbankan syariah yang tidak masuk 10 besar, seperti Bukopin Syariah, Danamon Syariah dan Bank Mega Syariah, juga masuk dalam riset yang dilakukan MRI. Danamon Syariah, misalnya, masuk 10 besar untuk performa Kenyamanan Ruangan, ATM, dan Toilet. Begitu juga dengan Bank Mega Syariah yang masuk 10 besar pada performa Banking Hall, Kenyamanan Ruangan, Toilet dan Telepon. Sementara Bukopin Syariah tidak masuk 10 besar untuk performa Customer Service, ATM, dan Toilet.

sumber: infobanknews